Kualitas menyerang Barcelona memang pantas mendapat pujian musim ini, didukung oleh angka-angka yang menarik dan hasil yang dominan.
Namun, yang luput dari perhatian adalah betapa mengesankannya performa pertahanan dan penjaga gawang tim dalam beberapa pekan terakhir.
Contoh paling jelas adalah semifinal Piala Super Spanyol, ketika Barcelona mengalahkan Athletic Club 5-0.
Kemenangan ini merupakan clean sheet kelima berturut-turut Barcelonasebuah pencapaian yang sudah memiliki makna sejarah bagi klub.
Sebagai gambaran, terakhir kali Barcelona kebobolan adalah pada pertandingan Liga Champions melawan Eintracht Frankfurt pada awal Desember.
Sejak saat itu, hal itu telah terjadi Blaugrana telah menikmati rekor tak terkalahkan yang mengesankan di beberapa kompetisi.
Pada periode tersebut, Barcelona mencatatkan kemenangan melawan Osasuna (2-0), CD Guadalajara (0-2), Villarreal (0-2), Espanyol (0-2) dan Athletic Club (5-0).
Hebatnya, Joan Garcia dipercaya dalam empat dari lima pertandingan tersebut, sementara Marc-Andre ter Stegen turun tangan di laga knockout Copa del Rey.
Rekam untuk mencapai sesuatu
Secara historis, tingkat konsistensi pertahanan seperti ini bukanlah hal yang biasa bagi Barca dalam beberapa tahun terakhir.
Klub belum pernah mencetak serangkaian gol seperti itu sejak tahun 2020.
Yang lebih mengejutkan adalah fakta bahwa Barcelona kini tidak terkalahkan selama sebulan penuh tanpa kebobolan satu gol pun, sesuatu yang terakhir terjadi pada tahun 2014 di bawah asuhan Luis Enrique. D
Selama periode ini, Barca tidak kebobolan satu gol pun antara 24 Agustus hingga 30 September.
Berikutnya yang menjadi patokan untuk dikalahkan adalah delapan laga clean sheet beruntun yang diraih dalam dua musim di akhir musim 2015/16 dan awal musim 2016/17.
Saat itu, Barcelona mendominasi lawan seperti Deportivo de la Coruña, Sporting Gijon, Betis, Espanyol, Granada dan Sevilla, dengan Claudio Bravo dan Ter Stegen berbagi tugas mencetak gol.











