Masa singkat dan penuh gejolak Quique Setien di FC Barcelona terus memicu perdebatan, yakni yang pertama Barca Sang pelatih kini telah melakukan salah satu refleksinya yang paling terbuka hingga saat ini.
Dalam program Cadena SER El Larguero, dia mengingat kembali masa-masanya di klub, membahas keadaan yang membentuk masa jabatannya dan memberikan penilaiannya mengenai proyek saat ini di bawah asuhan Hansi Flick.
Setien, yang melatih Barcelona selama 25 pertandingan pada tahun 2020, memperjelas hal tersebut “Saya tidak menyesal pergi ke Barca.”
Namun, dia juga jujur mengenai lingkungan tempat dia berada, menjelaskan bahwa pengaturan waktu sangat merugikannya.
“Saya ingin ini berbeda, tetapi saya tidak tiba pada saat para pemain bersemangat, antusias, dan dalam suasana hati yang baik… sayangnya itu berbeda.”
Pahami ceritanya
Konteks adalah kunci untuk memahami masa pemerintahannya yang singkat, yang berakhir tiba-tiba hanya tiga hari setelah kekalahan 8-2 Barcelona dari Bayern Munich di Liga Champions.
Meski memiliki kontrak yang bertahan hingga 2022, Setien langsung dipecat sehingga mengakhiri babak kisruh.
Menatap Barcelona hari ini, Setien memberikan nada yang jauh lebih positif. Ia tak segan-segan memuji karya Hansi Flick.
“Para pemain adalah protagonis. Saya pikir pengaruh Flick sangat kuat. Dia adalah orang yang sangat menuntut dan tim telah menerima pendekatannya.”
“Meskipun kadang-kadang tampak seperti ide bunuh diri, dia memberi Barca lebih dari yang dia ambil.
“Dia membangun tim muda yang akan berkembang seiring berjalannya waktu. Saya pikir ini adalah tim yang sangat solid dan saya menyukainya.”
Sengketa hukum dengan Barcelona
Setien juga membahas perselisihan hukum yang telah berlangsung lama dengan Barcelona setelah pemecatannya.
Mantan manajer Betis itu memastikan masalah tersebut akhirnya terselesaikan meski setelah penantian panjang. Dia mengungkapkan,
“Semuanya sudah beres. Barca membutuhkan waktu tiga hingga empat tahun untuk membayar saya, tapi sekarang mereka telah melunasi semua pembayaran utangnya kepada saya dan mereka tidak lagi berhutang apa pun kepada saya.”
Selain masalah hukum, Setien juga dengan bangga berbicara tentang pertandingan Copa del Rey mendatang antara Racing dan Barcelona, dengan menyatakan:
“Balapan pantas mendapatkannya. Apa yang terjadi di El Sardinero sungguh luar biasa.”











