Home Sports Dua rekrutan terbaik dan terburuk pada bulan Januari yang pernah dilakukan Barcelona...

Dua rekrutan terbaik dan terburuk pada bulan Januari yang pernah dilakukan Barcelona dalam sejarah terkini

61
0


Jendela transfer Barcelona bulan Januari sering kali merupakan perpaduan antara urgensi, risiko, dan peluang.

Berbeda dengan rekrutan musim panas, rekrutan musim dingin biasanya diharapkan langsung tampil dengan sedikit waktu untuk beradaptasi.

Selama bertahun-tahun, pendekatan ini membuahkan hasil yang sangat berbeda di Camp Nou.

Beberapa pemain yang direkrut pada bulan Januari telah mengubah musim dan mencerahkan suasana klub, sementara yang lain diam-diam menghilang, membuat para penggemar bertanya-tanya apa sebenarnya rencananya.

Melihat ke belakang, ada empat nama yang menonjol dalam bisnis Barcelona di bulan Januari.

Dua di antaranya mewakili keputusan cerdas dan tepat waktu yang membuahkan hasil di lapangan. Dua lainnya menggarisbawahi bagaimana perencanaan yang terburu-buru dan peran yang tidak jelas dapat merugikan klub sebesar Barcelona sekalipun.

Rekrutmen terburuk di bulan Januari

Matheus Fernandes

Saat Barcelona mendatangkan Matheus Fernandes pada Januari 2020, kepindahan tersebut menimbulkan kehebohan sejak awal.

Gelandang asal Brazil ini, yang dikontrak dengan harga €7 juta ditambah €3 juta sebagai tambahan, tiba dengan sedikit pengalaman di level teratas dan segera dipinjamkan, yang menunjukkan kurangnya perencanaan jangka pendek.

Ketika dia diintegrasikan ke tim utama, peluangnya langka dan kepercayaan semakin langka.

Fernandes kesulitan menemukan peran yang jelas. Dia bukanlah seorang pengontrol yang kuat atau sosok yang box-to-box yang bisa meningkatkan kecepatan.

Lini tengah Barcelona selalu membutuhkan kesadaran posisi yang kuat dan pengambilan keputusan yang cepat, dan Fernandes sepertinya tersesat dalam sistem itu.

Selama waktu singkatnya di Barcelona ia hanya tampil satu kali. Meski hanya bermain semenit, ia berhasil meraih gelar Copa del Rey pada tahun 2021 dan di penghujung musim 2020/21 kontraknya diputus.

Jeison Murillo

Jeison Murillo tidak terlalu memberikan kesan di Barcelona. (Foto oleh David Ramos/Getty Images)

Penandatanganan pinjaman Jeison Murillo pada Januari 2019 adalah keputusan lain yang lebih didorong oleh kepanikan daripada perencanaan.

Barcelona memerlukan perlindungan pertahanan, namun Murillo tiba tanpa sesuai dengan identitas bermain klub. Dia merasa nyaman dalam blok pertahanan yang lebih dalam tetapi kesulitan dengan garis tinggi dan tanggung jawab permainan bola.

Murillo jarang bermain, dan ketika dia bermain, dia terlihat tidak sinkron dengan pemain bertahan lainnya.

Masa-masanya di klub berlangsung sepi, tanpa penampilan yang berkesan atau pengaruh yang bertahan lama.

Ia hanya mencatatkan empat penampilan pada paruh kedua musim 2018/19 dan wajar jika Barcelona tidak memilih untuk mempertahankannya setelah masa pinjamannya.

Rekrutan terbaik di bulan Januari

Ferran Torres

Ferran Torres dari FC Barcelona
Ferran Torres kini menggantikan Lewandowski. (Foto oleh Fran Santiago/Getty Images)

Keputusan Barcelona mendatangkan Ferran Torres pada Januari 2022 terbukti merupakan langkah berwawasan ke depan.

Tidak seperti kebanyakan rekrutan musim dingin lainnya, Torres datang dengan peran dan profil yang jelas. Kecepatannya, pergerakan tanpa bola, dan kemauannya untuk memberikan tekanan menjadikannya aset instan dalam menyerang.

Torres menawarkan fleksibilitas di lini depan. Dia bisa beroperasi di sayap atau tengah, sesuatu yang sangat dihargai oleh manajer modern.

Fleksibilitas ini sangat penting di bawah Flick. Sistem Flick mengandalkan pemain sayap yang menekan secara agresif, menyerang ruang, dan berkontribusi dalam bertahan.

Meskipun konsistensinya kadang-kadang dipertanyakan, kontribusi Torres secara keseluruhan membenarkan penandatanganannya.

Pengaruhnya sangat istimewa di bawah kepemimpinan Flick, ketika ia menyelesaikan musim 2024/25 dengan torehan 19 gol terbaik dalam kariernya di semua kompetisi.

Musim ini dia efektif menggantikan Robert Lewandowski dan sudah tampil kuat dengan 13 gol dalam 22 pertandingan.

Pierre Emerick Aubameyang

Pierre Emerick Aubameyang
Pierre-Emerick Aubameyang berperan penting dalam meraih gelar La Liga. (Foto oleh David Ramos/Getty Images)

Hanya sedikit pemain yang direkrut pada bulan Januari yang memberikan dampak sebesar Pierre-Emerick Aubameyang.

Direkrut pada Januari 2022, Aubameyang tiba dengan sebuah tujuan untuk membuktikan diri dan langsung mencetak gol.

Kelincahannya di area penalti, kemampuannya menyerang ruang, dan penyelesaian akhir yang tenang membawa kejelasan yang sangat dibutuhkan dalam serangan Barcelona.

Gaya Aubameyang cocok untuk tim yang sedang dalam masa transisi. Dia tidak membutuhkan banyak sentuhan untuk mempengaruhi permainan dan pengalamannya membantu membentuk skuad muda.

Selama berada di bawah asuhan Xavi Hernandez, ia mencatatkan 23 penampilan di semua kompetisi dan mencetak 13 gol yang mengesankan, berperan penting dalam meraih gelar juara La Liga 2022/23.



Source link