Home Politic Bagaimana status sistem layanan kesehatan kita?

Bagaimana status sistem layanan kesehatan kita?

62
0


Bukan sebuah misteri lagi: sistem layanan kesehatan telah berada dalam krisis selama bertahun-tahun. Karena kurangnya tenaga kesehatan, lebih dari 200 layanan darurat harus ditutup seluruhnya atau sebagian pada musim panas 2024, menurut laporan Samu. Hasil dari angka klausaSetelah dihapuskan pada tahun 2020, Perancis juga mengalami kekurangan dokter umum, dan kebutuhan akan dokter umum menjadi semakin besar seiring bertambahnya usia penduduk: 339 dokter (termasuk 150 dokter umum) per 100.000 penduduk, yang merupakan angka terendah di UE.

Dampaknya sangat luar biasa: Akses yang buruk terhadap layanan kesehatan primer berarti pasien terlalu penuh di ruang gawat darurat, sehingga memperpanjang waktu perawatan. Kelebihan beban ini pada gilirannya menyebabkan memburuknya kondisi kerja bagi penyedia layanan kesehatan, yang selanjutnya memperburuk krisis daya tarik yang dihadapi rumah sakit umum. Hasil dari Ségur de la santé, yang seharusnya membantu menyelesaikan ketegangan ini, tidaklah sempurna. Menurut barometer Federasi Rumah Sakit Perancis, tiga dari empat orang Perancis khawatir bahwa mereka tidak akan dapat mengakses layanan berkualitas jika terjadi keadaan darurat.

Meningkatnya biaya rumah sakit

Krisis dalam sistem ini kontras dengan penggantian biaya layanan kesehatan yang sangat baik. Meskipun biaya medis yang dapat dikurangkan menjadi dua kali lipat, Perancis merupakan salah satu negara dengan biaya yang dikeluarkan sendiri (bagian perawatan medis yang dibayar oleh rumah tangga) terendah di seluruh Eropa: kurang dari 9%, menurut OECD. Angka ini lebih rendah dibandingkan tahun 1980an, berkat munculnya layanan tambahan, dan lebih rendah dari rata-rata Eropa (15%).

Struktur pembiayaan konsumsi layanan kesehatan dan barang tidak banyak berubah selama empat puluh tahun, dengan jaminan sosial mencakup sekitar 77 hingga 79%. Sebaliknya, biayanya meningkat hampir sama dengan peningkatan angka harapan hidup. Khususnya, biaya perawatan rumah sakit meningkat drastis, sementara harga obat terus turun.

Perancis tetap menjadi salah satu negara yang membelanjakan sebagian besar PDB-nya untuk layanan kesehatan (11,5% pada tahun 2023), setelah Jerman dan melampaui Austria dan Swedia. Defisit jaminan sosial diperkirakan meningkat menjadi 23 miliar euro tahun ini. Kesalahannya terletak pada perkiraan pendapatan yang terlalu optimis dan pengeluaran yang tidak terkendali, serta memburuknya situasi keuangan rumah sakit umum, kata Pengadilan Audit dalam sebuah laporan yang mengungkapkan kekhawatiran tentang “lintasan yang tidak terkendali”. PLFSS berencana mengurangi angka ini menjadi 17 miliar pada tahun 2026.



Source link