Home Sports Meski ada keributan transfer, Barcelona tak terburu-buru memperpanjang kontrak bintang berpengalaman itu

Meski ada keributan transfer, Barcelona tak terburu-buru memperpanjang kontrak bintang berpengalaman itu

97
0


Menurut laporan dari MARCA, meski kegembiraan seputar masa depan Robert Lewandowski semakin meningkat, Barcelona tetap sangat tenang dalam memperpanjang kontrak sang striker.

Sementara rumor terus mengaitkan striker Polandia itu dengan kemungkinan keluar, klub tidak panik atau mengambil keputusan tergesa-gesa mengenai situasi kontraknya.

Saat ini, Barcelona belum mengambil langkah konkrit untuk memperpanjang kontrak Lewandowski.

Hal ini bukan karena kurangnya rasa hormat atau kepercayaan terhadap sang striker, melainkan pendekatan yang didasarkan pada beberapa faktor utama.

Klub memperkirakan dia akan berusia 38 tahun pada musim depan dan usia memainkan peran penting dalam hal itu.

Selain itu, kondisi fisiknya juga akan diawasi secara ketat, apalagi ia sudah dua kali mengalami cedera pada musim ini.

Barcelona tidak terburu-buru

Barcelona tidak terburu-buru memutuskan masa depan Lewandowski. (Foto oleh David Ramos/Getty Images)

Oleh karena itu, Barcelona ingin menunggu dan melihat bagaimana sisa musim ini berlangsung sebelum mengambil keputusan akhir.

Tingkat kinerja, respons fisik, dan ketersediaan akan memainkan peran besar dalam keputusan akhir. Saat ini tidak ada urgensi dari pihak klub karena belum ada diskusi formal yang dimulai.

Elemen kunci yang berhasil untuk Barcelona adalah persaingan internal dalam tim. Pertarungan yang sedang berlangsung antara Lewandowski dan Ferran Torres untuk mendapatkan menit menyerang telah meningkatkan level kedua pemain secara keseluruhan.

Karena perpanjangan kontrak belum diputuskan, motivasi tetap tinggi dan ketegangan kompetitif dipandang sehat bagi tim.

Situasinya juga menguntungkan dari sudut pandang keuangan. Peraturan La Liga yang diperbarui akan memungkinkan Barcelona untuk memperpanjang kontrak Lewandowski tanpa memperhitungkan batasan Financial Fair Play.

Namun demikian, klub tidak membiarkan fleksibilitas finansial saja yang menentukan keputusan olahraganya. Direktur olahraga ingin mendapat gambaran utuh sebelum mengambil komitmen.



Source link