Home Politic Pengangkut meminta petani untuk tidak menghalangi truk

Pengangkut meminta petani untuk tidak menghalangi truk

79
0


Mobilisasi peternak yang menentang pembantaian massal ternak terkait dengan Contagious Lumpy Dermatosis (CLD) meningkat di seluruh Perancis. Tindakan ini berujung pada pemblokiran ribuan truk, dalam konteks yang sangat sensitif menjelang hari raya, periode yang ditandai dengan pengiriman besar-besaran.

Sektor transportasi jalan raya yang mengalami tekanan besar

Organisasi Operator Transportasi Jalan Eropa (OTRE) memperingatkan betapa seriusnya situasi ini. Menurutnya, “setiap penyumbatan truk hanya akan memperburuk kerentanan sektor jalan raya, yang saat ini berada di ambang kehancuran.” Organisasi ini juga mencatat pengetatan tindakan secara bertahap di lapangan.

Banyaknya penyumbatan jalan dan jalan raya memaksa pengendara untuk mengambil jalur alternatif yang seringkali tidak sesuai dan cepat jenuh. Operator melaporkan penundaan yang signifikan atau bahkan pembatalan pengiriman. Selain gangguan tersebut, ada tambahan biaya finansial yang menumpuk selama beberapa jam.

Gangguan, bahkan dalam perdagangan lintas batas

Mobilisasi juga mempunyai konsekuensi di perbatasan. Prefektur Gironde telah mengumumkan penutupan jalan raya A63 untuk truk berbobot lebih dari 7.5 ton yang datang dari Spanyol. Akibatnya, puluhan truk harus kembali ke pihak Spanyol.

OTRE menyerukan pergerakan bebas truk-truk besar

Menghadapi situasi ini, OTRE secara resmi meminta sektor pertanian “untuk tidak memasang penghalang jalan yang menghalangi pergerakan truk-truk besar, demi menjaga aktivitas bisnis dan kelangsungan arus logistik yang penting bagi berfungsinya perekonomian”. Organisasi tersebut juga menyerukan kepada pemerintah untuk “menjamin pergerakan bebas transportasi jalan raya”.

Ini mungkin (juga) menarik minat Anda

Herve Rebillon
Artikel terbaru dari Hervé Rébillon (lihat semua)



Source link