Home Sports Alasan bek Barcelona itu absen dari waktu bermain meski sudah fit dan...

Alasan bek Barcelona itu absen dari waktu bermain meski sudah fit dan tersedia sepenuhnya – laporkan

63
0


Gambaran pertahanan Barcelona di bawah asuhan Hansi Flick saat ini sama sekali tidak stabil, namun masih ada satu pertanyaan kunci: Mengapa Andreas Christensen masih belum menjadi pemain reguler meski sudah tersedia sepenuhnya?

Laporan terbaru dari ARA memberikan wawasan penting tentang situasi yang lebih dari sekadar taktik atau kebugaran.

Tim belakang Flick saat ini ditahan bersama dalam keadaan yang rumit.

Inigo Martinez telah pindah, Ronald Araujo telah mengundurkan diri tanpa batas waktu, Eric García ditempatkan di posisi yang lebih tinggi dan Gerard Martin telah dipaksa bertindak sebagai tindakan sementara.

Dengan semua ketidakstabilan ini, Pau Cubarsi menjadi satu-satunya pilihan yang konsisten di posisi bek tengah. Secara teori, hal ini seharusnya membuka pintu bagi Christensen, namun kenyataannya tidak demikian.

Apa alasannya?

Ada keyakinan kuat di dalam klub bahwa bek asal Denmark ini memiliki semua keterampilan yang dibutuhkan untuk menjadi bek tengah terlengkap di Barcelona. Namun pertandingan demi pertandingan, Christensen harus menonton dari bangku cadangan.

Meskipun cedera berperan dalam berbagai hal, penjelasannya lebih mendalam. Mereka yang dekat dengan klub mengatakan kendala utama adalah psikologis dibandingkan fisik.

Andreas Christensen memainkan babak kedua melawan Real Betis. (Foto oleh Eric Alonso/Getty Images)

Christensen kesulitan dalam mengelola tekanan dan kepercayaan diri, terutama di lingkungan berisiko tinggi.

Berbeda dengan rekan satu timnya, terutama Araujo, Christensen adalah orang yang pendiam dan tertutup, namun keduanya sama-sama takut akan kesalahan yang merugikan yang sangat mempengaruhi kinerja mereka.

Perbedaan antara sepak bola klub dan internasional sangat jelas. Bersama Denmark, Christensen bermain dengan kebebasan dan keamanan.

Di Barcelona, ​​ekspektasi dan tuntutan yang dia berikan pada dirinya sendiri menciptakan ketegangan yang terkadang memengaruhi pengambilan keputusan dan performa fisiknya di lapangan.

Dari sudut pandang sepak bola murni, ia terus dihargai tinggi oleh para staf. Namun, keraguan mulai muncul dalam permainannya.

Ketakutan membuat kesalahan membatasi kemauannya untuk menyerang, mematahkan garis atau mengambil risiko dalam penguasaan bola, kualitas yang dituntut Flick dari para pemain bertahannya.

Ke depan, masa depan Christensen masih terbuka. Kontraknya berakhir pada akhir musim dan pembicaraan mengenai perpanjangan belum dimulai. Meski ada ketidakpastian, sang bek ingin bertahan.



Source link