Sebuah konflik yang sepertinya belum siap untuk berakhir. Senin ini, 17 November, sidang berlangsung di Pengadilan Industrial di Paris mengenai perselisihan antara Kylian Mbappé dan mantan klubnya Paris-Saint-Germain. Begitulah kedua pihak mengutarakan permintaannya masing-masing, lapor Berita CNews. Dan setidaknya yang bisa kami katakan adalah mereka cukup rakus. Bahkan, pemain Real Madrid itu menuntut sejumlah uang Kerusakan sebesar 260 juta euro menyusul kerusakan yang diderita pasca kepergiannya dari klub Paris tersebut.
Kapten tim Prancis mengkritik mantan pemimpinnya, dan khususnya Nasser Al-Khelaïfi, atas kegagalan mengklasifikasi ulang CDD-nya menjadi kontrak permanen dan kegagalan membayar gaji dan bonus sebesar 55 juta euro. Klub ibu kota memanggil pemain yang pernah dilatih di AS Monaco itu 240 juta eurotermasuk kompensasi 180 juta euro setelah transfer dibatalkan menyusul tawaran dari klub Saudi Al-Hilal sebesar 300 juta euro, ditolak oleh Kylian Mbappé pada Juli 2023. Hanya perlu beberapa minggu sebelum pengadilan buruh mengambil keputusan.
Kheira Hamraoui menuntut 3,5 juta euro dari PSG
Kylian Mbappé bukan satu-satunya mantan karyawan yang menuntut sejumlah besar uang dari PSG, karena Kheira Hamraoui, yang bermain di sana antara tahun 2012 dan 2016 dan kemudian antara tahun 2021 dan 2023, ingin klub Paris tersebut membayarnya sejumlah uang. hampir 3,5 juta euro. Persyaratan internasional Perancis “Satu juta euro ganti rugi karena intimidasi moral, 173.400 euro ganti rugi karena kegagalan mematuhi kewajiban keselamatan, 300.000 euro ganti rugi karena kegagalan mencegah intimidasi moral, satu juta euro ganti rugi karena kerusakan moral dan citra, dan satu juta euro ganti rugi karena hilangnya kesempatan”jelas Maître Pascal-Pierre Garbarini, salah satu pengacaranya.
Sebagai pengingat, Kheira Hamraoui juga pernah mengalami hal yang sama diserang dengan batang besi dan pada tanggal 4 November 2021 di Chatou, di departemen Yvelines, kakinya dipukuli oleh dua pria. Salah satu rekan satu timnya, Aminata Diallo, kemudian dicurigai terlibat. Dia hadir pada saat kejadian saat kedua pemain kembali dari makan malam bersama. Kheira Hamraoui kemudian mengkritik klub pemenang Liga Champions karena tidak mendukungnya dan mengabaikannya.











