Banyak spekulasi mengenai masa depan Robert Lewandowski belakangan ini, mengingat sang pemain kini berada di tahun terakhir kontraknya bersama Barcelona.
Sejauh ini Blaugrana tampaknya ragu-ragu untuk menawarkan perpanjangan kontrak kepada pemain veteran berusia 37 tahun itu, dan lebih memilih untuk menunggu dan melihat bagaimana performa sang striker berkembang sepanjang musim.
Di balik layar, klub-klub Turki dikabarkan berusaha merekrut Lewandowski, meski agen sang pemain baru-baru ini membantah rumor kemungkinan keluar pada Januari.
Tingkat gol Lewandowski membingungkan Deco
Seperti yang dilaporkan MARCA, Lewandowski mengandalkan performa mencetak golnya yang mengesankan musim ini untuk mengamankan perpanjangan kontrak di Barcelona.
Faktanya, pemain Polandia ini rata-rata mencetak gol setiap 64 menit musim ini, setelah mencetak tujuh gol hanya dalam 449 menit di liga.
Ini hanya diungguli oleh superstar Bayern Munich Harry Kane dan lebih baik dari pemain seperti Kylian Mbappe dan Erling Haaland, salah satu target impian Barcelona untuk menggantikan Lewandowski.
Sebagai gambaran, striker veteran ini belum mencapai tingkat efisiensi gol seperti ini sejak musim 2020/21 di bawah asuhan Hansi Flick.
Angka-angka tersebut membuat manajemen Barcelona, termasuk Deco, memikirkan kembali masa depan sang pemain.
Direktur olahraga Barcelona sejauh ini menilai Lewandowski berdasarkan dua kriteria: usia dan performa olahraga. Dan sejauh ini pihak Portugis belum mempunyai jawaban yang jelas.
Sementara itu, Lewandowski tetap tenang dengan situasinya di Barcelona, meskipun sang striker telah mendapat minat dari Italia dan Turki, sementara Arab Saudi adalah pilihan lain.
Oleh karena itu, beberapa bulan mendatang bisa menjadi sangat penting karena Barcelona sedang mengambil keputusan akhir mengenai masa depan mantan striker Dortmund tersebut.











