Home Politic Kesehatan. Gerakan sederhana sehari-hari ini dapat menunda penyakit Alzheimer selama beberapa tahun

Kesehatan. Gerakan sederhana sehari-hari ini dapat menunda penyakit Alzheimer selama beberapa tahun

98
0



Jalan kaki sederhana setiap hari bisa menjadi salah satu kunci dalam memerangi penyakit Alzheimer. Hal ini terbukti dari penelitian yang dilakukan oleh peneliti Amerika dan dipublikasikan di jurnal Naturopati.

Penelitian menunjukkan bahwa orang lanjut usia yang berjalan antara 3.000 dan 5.000 langkah per hari – atau sekitar 2 hingga 4 kilometer – dapat menunda penurunan kognitif rata-rata selama tiga tahun. Yang lebih mengesankan lagi, mereka yang berjalan antara 5.000 dan 7.500 langkah setiap hari mengalami penurunan kognitif yang tertunda selama tujuh tahun.

Berjalan sedikit, masih berfungsi

Untuk mencapai kesimpulan tersebut, para peneliti menganalisis data dari 296 peserta berusia 50 hingga 90 tahun, yang semuanya sehat secara kognitif pada awal penelitian. Pemindaian otak mengukur kadar plak beta-amiloid dan protein tau, dua penanda penyakit ini.

Aktivitas fisik diukur menggunakan pedometer. Para peserta kemudian diikuti selama jangka waktu dua hingga 14 tahun, dengan penilaian kognitif tahunan.

Hasilnya jelas: Pada orang dengan kadar beta-amiloid yang tinggi, peningkatan jumlah langkah harian dikaitkan langsung dengan penurunan kognitif yang lebih lambat dan akumulasi protein tau yang lebih lambat.

Sebaliknya, orang yang tidak banyak bergerak mengalami akumulasi protein tau lebih cepat dan penurunan fungsi kognitif lebih cepat.

Temuan ini menjelaskan mengapa beberapa orang yang menunjukkan tanda-tanda penyakit Alzheimer tidak mengalami kondisi kesehatan secepat orang lainjelas Dr. Jasmeer Chhatwal, penulis utama studi ini. Faktor gaya hidup nampaknya mempengaruhi tahap awal penyakit ini, menunjukkan bahwa perubahan gaya hidup dapat menunda timbulnya gejala kognitif jika kita bertindak lebih awal. »

Singkatnya, setiap langkah berarti. Dan target 3.000 langkah setiap hari mewakili ambang batas yang relatif dapat diakses, bahkan oleh orang lanjut usia atau mereka yang tidak terbiasa berolahraga.



Source link