Home Politic Sepuluh tahun setelah serangan 13 November, ancaman teroris masih tetap ada

Sepuluh tahun setelah serangan 13 November, ancaman teroris masih tetap ada

51
0


Bagi mereka yang terlibat dalam kontraterorisme, sebuah serangan selalu dianggap sebagai kegagalan mereka. “Kasus yang berhasil adalah kasus yang tidak kita bicarakan karena kita menghentikan para teroris sebelum mereka mengambil tindakan.”rangkum Jean-François Ricard. Ia sendiri adalah salah satu penghubung terpenting dalam aparat anti-terorisme Prancis, pertama sebagai hakim investigasi dari tahun 1995 hingga 2006, periode di mana ia ditangkap karena kasus pertama kelompok jihad otonom yang aktif di wilayah Prancis, dan kemudian sebagai Jaksa Agung Kantor Jaksa Penuntut Umum Nasional untuk Penanggulangan Terorisme (Pnat), dari tahun 2019 hingga 2024.

Sepuluh tahun setelah serangkaian serangan yang menghancurkan Perancis, kenangan itu masih membekas di benak para profesional bayangan ini. Apalagi menurut analisis mereka yang berhasil dikumpulkan umat manusia, ancamannya masih hidup. Hal ini juga telah berubah secara signifikan dan kekhawatiran mengenai tindakan individu yang kesepian telah menjadi kenyataan. Terkait terorisme yang diilhami jihadis, sejak tahun 2020, dua pertiga pelaku penyerangan tidak diketahui oleh Direktorat Jenderal Keamanan Dalam Negeri (DGSI) dan sejak tahun 2023, dari 37 orang yang terlibat dalam rencana penyerangan, 70% berusia di bawah 21 tahun. Hal ini mencerminkan evolusi yang luar biasa dari ancaman-ancaman baru ini….



Source link