Home Sports Haruskah Barcelona mempertimbangkan kembali menjual Marc-Andre ter Stegen?

Haruskah Barcelona mempertimbangkan kembali menjual Marc-Andre ter Stegen?

133
0


Saat kita mendekati pertengahan musim, Barcelona semakin menghadapi dilema di mana kebutuhan finansial dihadapkan pada risiko olahraga.

Hirarki baru klub di bawah Hansi Flick dibentuk musim panas ini: Joan Garcia, pemain yang direkrut senilai €25 juta dari Espanyol, adalah penjaga gawang nomor satu yang tak terbantahkan.

Keputusan ini secara efektif menurunkan kapten klub Marc-Andre ter Stegen, dan pemain Jerman itu diturunkan ke kiper pilihan ketiga klub.

Meski Garcia tampil impresif, robekan meniskus medial memaksanya menjalani operasi pada bulan September, yang berarti ia harus absen hingga jeda internasional. Hal ini membuat pemain pengganti veteran Wojciech Szczesny menjadi sorotan.

Dan justru performanya yang menjadi alasan mengapa pihak klub kini harus serius mempertimbangkan kembali rencana menjual Ter Stegen.

Penampilan Szczesny dipertanyakan musim ini

Sejak menggantikan Garcia yang cedera, jumlah pemain yang diturunkan oleh Szczesny telah menimbulkan kekhawatiran yang signifikan. Pemain berusia 35 tahun ini telah menjadi starter dalam delapan pertandingan (lima di Liga, tiga di Liga Champions). Selama periode ini dia punya kebobolan 15 gol dan memiliki gagal mencatatkan satu pun clean sheet.

Statistik yang mendasarinya juga sama mengkhawatirkannya. Dalam tujuh pertandingan tersebut, Szczesny telah melakukan 33 tembakan ke gawang, yang berarti ia kebobolan satu gol untuk setiap 2,75 tembakan yang dilakukannya.

Performa buruk ini, yang ditandai dengan kekalahan 4-1 dari Sevilla, telah mengungkap kerentanan yang tidak mampu ditanggung oleh tim yang berambisi meraih gelar.

Penampilan Szczesny membuat Barcelona khawatir. (Foto oleh Angel Martinez/Getty Images)

Artinya fokus kembali tertuju pada Ter Stegen. Pemain internasional Jerman berusia 33 tahun itu sedang dalam tahap akhir pemulihan dari operasi punggung dan diperkirakan akan tersedia lagi sebelum akhir tahun.

Namun, kepulangannya rumit. Bukan rahasia lagi bahwa Barcelona secara aktif ingin melepas gajinya yang signifikan di jendela Januari, dengan klub-klub Liga Premier seperti Chelsea dilaporkan menjajaki kesepakatan pinjaman.

Ter Stegen sendiri termotivasi untuk mencari waktu bermain untuk mengamankan tempatnya bersama Jerman di Piala Dunia 2026.

Hal ini menciptakan dilema utama bagi Hansi Flick dan dewan direksi. Rencana untuk melepaskan aset utama, meskipun berpenghasilan tinggi, hanya akan berhasil jika penerusnya dapat diandalkan.

Tidak ada keraguan bahwa Joan Garcia akan berada di starting lineup ketika dia kembali. Namun musim ini masih panjang dan terbukti dengan cederanya saat ini, segalanya bisa berubah dalam sekejap.

Oleh karena itu, staf pelatih sekarang harus menganalisis dan memutuskan: Apakah bantuan finansial dari penjualan Ter Stegen sepadan dengan risiko besar memasuki paruh kedua musim yang penting dengan Szczesny sebagai satu-satunya jaring pengaman?

Joan Garcia, pemain Barcelona
Apakah Barcelona tampak terlalu bergantung pada Joan Garcia? (Foto oleh Judit Cartiel/Getty Images)

Apapun keputusannya, hal itu bisa berdampak serius bagi Barcelona yang tentunya harus memikirkan masa depan ketimbang hanya mengandalkan Joan Garcia untuk tetap fit sepanjang musim.

Solusi lain yang mungkin dilakukan adalah kembalinya Inaki Pena atau promosi salah satu dari mereka La Masia Kiper, dengan Diego Kochen yang paling masuk akal saat ini.

Pemain muda Jerman ini populer di kalangan pelatih Flick dan telah beberapa kali berlatih bersama tim utama. Namun, ia masih belum terbukti di level tertinggi sehingga menarik untuk dinantikan bagaimana masa depan Ter Stegen di paruh kedua musim ini.



Source link